Cari Artikel

Donasi Sekarang →

Lembaga Advokasi Tambang & Laut - Mengawal kebijakan tambang berkeadilan dan melindungi ekosistem laut Indonesia Timur.

Keselamatan Pelayaran Kembali Berduka

Redaksi1
03 Agu 2026 • 2 menit • 29 tulisan
W f X
LATAMLA.COM – Keselamatan Pelayaran Nasional kembali Berduka.
Kali ini peristiwa menimpa KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Laut Sumenep Madura saat baru berlayar dari Surabaya menuju Makassar, Minggu Pagi, 02/07/26.
Peristiwa tersebut telah menelan Jumlah korban tewas  tercatat lima orang. Sedangkan 41 penumpang lainnya belum ditemukan masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan, KM Mutiara Sentosa 2 angkut 271 penumpang termasuk ABK.
Tim SAR  telah berhasil evakuasi 225 orang dalam kondisi selamat.
Nanang menjelaskan Tim SAR pada pukul 16.00 WIB, sudah terevakuasi lima orang meninggal dunia dan 225 orang selamat.
Dikutip rmol.com, Berdasarkan data manifes, KM Mutiara Sentosa 2 mengangkut 271 orang. Dari jumlah tersebut, masih ada 41 penumpang yang belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. “Sebanyak 41 orang masih dalam pencarian,” kata dia.
Nanang belum mengungkap identitas lima korban meninggal dunia. Seluruh korban dievakuasi menggunakan lima kapal yang dikerahkan ke lokasi kejadian.
Insiden kebakaran terjadi pada Minggu (2/8/2026) di perairan Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat KM Mutiara Sentosa 2 berlayar melayani rute Surabaya-Makassar.
Nanang menjelaskan laporan kebakaran diterima Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.25 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, tim SAR langsung diberangkatkan untuk mengevakuasi penumpang.
“Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan,” kata Nanang dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).
Kapal rute Surabaya menuju Makassar tersebut mengangkut sebanyak 180 penumpang dan 47 awak kapal (ABK).
Berdasarkan data awal Pos SAR Sumenep, kobaran api diduga kuat berasal dari area tempat penyimpanan muatan barang di bagian bawah kapal.
“Informasi sementara api berasal dari muatan. Saat kejadian, sejumlah penumpang bertahan di area haluan dan anjungan kapal, sementara sebagian lainnya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri,” ujar Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi, Minggu (2/8/2026).
Proses evakuasi darurat dilakukan oleh kapal tugboat (TB) Hasnur 26 dengan dukungan beberapa kapal lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Para korban yang berhasil diselamatkan oleh TB Hasnur 26 selanjutnya dipindahkan (transfer) secara bertahap ke Kapal Meratus Project 3.
Kantor SAR Surabaya telah mengerahkan armada KN SAR 249 Permadi menuju titik koordinat kejadian. Selain itu, Pos SAR Sumenep juga menerjunkan armada cepat Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 dari Pelabuhan Kalianget guna mempercepat proses penyelamatan. (ltml)
Bagikan Artikel:

WhatsApp Facebook

Bagikan Berita Ini

Redaksi1
Penulis 29 Artikel

Redaksi1

Penulis di LATAMLA - Lembaga Advokasi Tambang & Laut. Berkomitmen mengawal kebijakan tambang berkeadilan dan melindungi ekosistem laut Indonesia Timur.

Lihat Semua Tulisan Aktif menulis

Berita Terkait 8

Komentar (0)

Diskusi

Bagikan pandangan Anda. Komentar moderasi untuk kenyamanan bersama.

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popup Image